Sudah tidak asing lagi jika kita menemukan berbagai masakan-masakan ala Korea di berbagai restoran Indonesia. Tidak hanya itu, biasanya masakan-masakan Korea ini pun dijual di jalanan, agar seperti Korean Street Food ala Indonesia katanya. Sangat enak jika memakannya sambil download drama Korea, atau menontonnya langsung dari laptop. Dari harga pun tidak terlalu menguras kantong para mahasiswa ataupun pelajar, maka dari itu banyak sekali yang membelinya. Berawal dari rasa penasaran, kemudian berkeinginan untuk mencobanya, dan akhirnya ketagihan ingin mencoba yang lain lagi. Namun, jika kalian tahu, banyak juga makanan yang harganya sangat mahal hingga ratusan bahkan jutaan ribu rupiah. Herannya, semahal apapun pasti laku loh.

Apa Saja Sih Makanan Korea Yang Paling Populer?

Kalau kita berkata paling populer, sebenarnya hampir semuanya populer. Namun, memang ada beberapa makanan yang memang paling banyak dibeli dan menjadi incaran masyarakat sekitar. Tidak hanya satu, namun ada beberapa. Nah yang pertama adalah Ramyun, tidak beda jauh memang dengan ramen-ramen ala Jepang, namun dari penampilan dan rasa pastinya berbeda. Coba saja kalian datang ke restoran Korea, biasanya tidak ada yang tidak menjual Ramyun ini sama halnya seperti kimchi. Nah di drama-drama Korea pun biasanya selalu menampilkan Ramyun sebagai makanan yang praktis dan populer, banyak yang memakannya. Coba saja kalian download drama Korea, dan buktikan apakah itu benar atau tidak. Kalian dapat dengan mudah mengunduhnya. Selain itu ada Jajangmyeon dengan mie tebal dicampur dengan saus pasta kedelai hitam. Ada lagi roti beras, toppoki, kimbab, dan lain sebagainya.

Cintai Produk Lokal!

Tidak ada salahnya jika kita membeli produk-produk buatan luar negeri. Tapi alangkah baiknya jika kita tetap mencintai produk dalam negeri bukan? Maraknya kebiasaan download drama Korea, membeli produk luar negeri, serta mengikuti budaya-budaya orang asing justru akan membuat kita asing di negara kita sendiri. Mulailah dari hal-hal yang sederhana yang akan membuat kita lebih mencintai tanah air kita dibanding dengan negeri orang. Jika bukan kita yang mengangkat negeri kita di kancah internasional siapa lagi?

Related posts: