Proses pembelajaran yang monoton pastinya akan membuat siswa cepat bosan hingga tak memperhatikan penjelasan dari guru. Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan memang tidaklah mudah. Guru harus kreatif dan atraktif untuk menarik minat pembelajaran siswa yang kadang sangat susah untuk dilakukan. Bukan hanya dari guru, kondisi ruang pembelajaran yang rapi dan bersih juga akan mempengaruhi kenyamanan dalam pembelajaran. Selain itu, suasana yang menegangkan juga biasanya hanya akan membuat murid tertekan dan malah tidak memperhatikan pelajaran yang sedang berlangsung.

Menciptakan Proses Pembelajaran Menyenangkan

Siswa akan semangat belajar ketika guru dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Beberapa cara di bawah ini dapat membantu para guru untuk dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.

  1. Hindari pembelajaran yang monoton

Model pembelajaran yang monoton seperti guru menjelaskan panjang lebar tentang materi hingga berjam-jam, hanya akan membuat siswa bosan, mengantuk dan mencari kegiatan lain yang lebih menyenangkan seperti bermain, mengobrol bahkan tidur. Ciptakan model pembelajaran lain seperti diskusi atau membentuk kelompok. Siswa akan lebih aktif jika bekerja dan pembelajaran dengan teman-temannya. Selain suasana yang menyenangkan, materi pembelajaran juga akan tersampaikan dengan baik.

  1. Manfaatkan media pembelajaran

Ada banyak sekali media yang dapat digunakan untuk membantu proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Apalagi dengan adanya teknologi yang semakin maju. Guru dapat menggunakan media proyektor untuk menampilkan beberapa video singkat menyangkut materi yang sedang diajarkan. Atau sekali-kali putarkan video motivasi agar para siswa kembali semangat untuk pembelajaran.

  1. Pembelajaran di luar kelas

Setiap hari siswa pembelajaran di dalam kelas yang sempit dan tertutup. Hal tersebut pasti sangat membosankan untuk mereka. Sesekali ajaklah mereka belajar di luar kelas untuk melakukan observasi di lingkungan sekitar sekolah. Manfaatkan semua fasilitas yang ada di lingkungan sekolah. Contohnya, jika ada kolam ikan di sekitar sekolah, ajak siswa untuk melihat kolam ketika tiba pelajaran IPA tentang ekosistem. Pelajaran PKn mengenai interaksi sosial, biarkan siswa berinteraksi dengan penjual di kantin maupun penjaga sekolah.

Related posts: